Sedekah Sampah

 Sedekah Sampah? boleh? mengapa tidak? mengapa malu?, kok sampah sih jadi sedekah? lha kalo adanya Cuma sampah gimana dong? bukankah sampah juga laku dijual? tapi ya gak segitunyalah, masa sampah, minimal uang kecil kan bisa ! orang-orang saja pada provokasi kalo sedekah itu yang Ekstrem nanti balasannya juga Ekstrem, lha kalo sedekah sampah jangan-jangan nanti balasannya juga sampah ? ya nggak lah, Allah kan gak punya sampah!
Sudah-sudah jadi ribut, nih ngomongin sampah, emangnya sampah bisa jadi sedekah apa? BISA ! hah bisa? gimana caranya? Begini :

Sahabat,  kalo kita mau jujur di lemari kita atau lemari anak-anak kita pasti ada pakaian yang kita simpan sudah lebih dari 1 tahun bahkan lebih, gak pernah kita pake karena sudah kesempitan atau karena sudah gak ngetrend lagi, atau karena ada sedikit noda dan luka, mau kita jual gak laku, mau kita kasih saudara malu, apa itu bukan sampah namanya, kok kita simpan sih di lemari? nah kenapa gak kita sedekahkan saja, masih banyak lho orang yang susah beli pakaian.

Kita juga dulu pernah Sekolah dan Kuliah demikian juga anak-anak kita, ada banyak buku-buku pelajaran dan bacaan bekas yang menumpuk di Gudang dan Lorong rumah kita, banyak juga buku-buku bacaan di rak buku kita yang sudah kita baca dan sudah bertahun-tahun gak kita baca lagi hanya sekedar untuk koleksi, dan sampai berapa tahun lagi sampah buku-buku  itu kita simpan di Gudang dan Rak buku kita? apa itu juga bukan namanya Sampah? mengapa gak kita sedekahkan saja? padahal banyak lho orang yang ingin baca buku tapi gak bisa beli buku, sementara kita bisa beli buku-buku baru yang lebih berkualitas sesuai kebutuhan kita saat ini.

Ada sepeda bekas, ada mainan bekas, ada Furniture bekas, ada komputer dan TV bekas, ada alat-alat elektronic bekas, ada kayu bekas, ada besi bekas, mungkin juga ada mobil dan motor bekas, yang masih kita simpan rapi di Gudang dan pekarangan rumah kita, kalo kita pake sudah tidak ekonomis lagi, kalo kita perbaiki ongkosnya lebih besar dibandingkan beli baru, kadang kalo kita mau jual rasanya sayang karena ada sejarah yang berkesan dari barang-barang itu dan harganya juga gak seberapa, tapi rumah kita jadi sempit gara-gara sampah-sampah itu bukan ? nah kalo kita sedekahkan nilainya kan menjadi Sangat Tinggi karena itu menjadi INVESTASI ABADI, bagaimana ?

So… jangan pernah biarkan Setan menari-nari di Lemari kita, di Gudang kita bahkan diseluruh penjuru rumah kita karena ada sampah-sampah yang masih bertengger disana, lho kok jadinya Setan ikut serta sih ? Ya ! kalo kita memiliki sesuatu lalu sesuatu itu tidak pernah kita pakai atau tidak pernah kita manfaatkan itu namanya MUBADZIR ( Pemborosan ), orang yang Mubadzir ini dijuluki oleh Allah SWT sebagai TEMANNYA SETAN artinya kalo kita masih suka meng-koleksi sampah-sampah itu di rumah kita itu sama saja kita mengundang Setan-Setan untuk berteman dengan kita, wou sereeeem !  

” Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS Al Isra’ : 26-27)

Caranya :
1
3.       Kirim Via Paket Pos ke Kampus Pusat Rumah Yatim Indonesia, Jl.Bandung Blok IIA no.140 Perum Kotabaru-Cibeureum-Tasikmalaya


Untuk apa sih Barang-Barang Bekas itu ? barang-barang itu akan kita sortir menjadi beberapa kategori :

1.     Barang Siap Pakai akan langsung kita manfaatkan sesuai kebutuhan.
2.     Barang Kelola akan kita perbaiki agar bisa jadi Barang Siap Pakai,
3.     Barang Limbah akan kita lelang untuk ongkos perbaikan Barang kelola

Bagaimana setuju ? ya tunggu kapan lagi, segera saja realisasikan niat kita untuk BERSEDEKAH dengan apapun yang kita punya.


Hormat kami,
Rumah Yatim Indonesia

Wawan Ismawan
Ketua
(0857 7777 2310)

Program Kita